Beranda » Office Work » Budaya Mutu di Tempat Kerja: Perspektif ISO 9001:2026 dan ISO 10010:2022: Level Kematangan, Perbandingan dengan Budaya Keselamatan, Studi Kasus, dan Formulir Asesmen Mandiri
click image to preview activate zoom

Budaya Mutu di Tempat Kerja: Perspektif ISO 9001:2026 dan ISO 10010:2022: Level Kematangan, Perbandingan dengan Budaya Keselamatan, Studi Kasus, dan Formulir Asesmen Mandiri

Rp 70.000
Stok Pre Order
Kategori Office Work, SDM, Sosial
Tentukan pilihan yang tersedia!
PRE ORDER
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai pemesanan produk ini.
Pemesanan lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Budaya Mutu di Tempat Kerja: Perspektif ISO 9001:2026 dan ISO 10010:2022: Level Kematangan, Perbandingan dengan Budaya Keselamatan, Studi Kasus, dan Formulir Asesmen Mandiri

Judul       : Budaya Mutu di Tempat Kerja: Perspektif ISO 9001:2026 dan ISO 10010:2022: Level Kematangan, Perbandingan dengan Budaya Keselamatan, Studi Kasus, dan Formulir Asesmen Mandiri

Penulis   : Beni Cahyadi

Ukuran   : 14 X 20 cm

Tebal       : 99 HAL

Cover      : Soft Cover

SINOPSIS

Budaya mutu adalah kemampuan suatu organisasi untuk selalu menghasilkan produk, layanan, dan keputusan yang sesuai dengan standar serta kebutuhan penggunanya. Mutu yang baik tidak hanya dinilai dari dokumen formal seperti sertifikat atau hasil audit saja. Lebih dari itu, mutu sehari-hari dibentuk secara nyata oleh kepemimpinan yang kuat, keahlian pekerja, kejujuran data, serta hubungan yang baik dengan para pemasok bahan baku.

Banyak orang mengira mutu berarti barang mewah atau berharga mahal, padahal mutu adalah kecocokan dan kegunaan. Menurut standar ISO 9000:2026 dan para ahli, mutu tercipta ketika suatu produk aman digunakan, proses pembuatannya konsisten, dan desainnya sesuai dengan kebutuhan. Singkatnya, mutu ditentukan oleh kejelasan tujuan sejak awal dan seberapa besar manfaat nyata yang diterima oleh pengguna.

Proses pembentukan mutu ini bekerja seperti rantai yang saling terhubung, mulai dari mutu desain, bahan masukan, proses kerja, hingga produk akhir. Semua data di lapangan harus dipantau untuk melihat kondisi asli, sementara pengalaman pelanggan digunakan untuk menguji manfaat produk. Jika ada masalah, umpan balik dari pelanggan akan langsung dikembalikan ke bagian desain dan proses agar kesalahan yang sama tidak terulang lagi.

Secara bisnis, menjaga mutu sangat penting untuk melindungi pelanggan dan menjaga reputasi organisasi. Mencegah kesalahan sejak awal proses jauh lebih murah dan menguntungkan daripada memperbaikinya di akhir. Jika mutu diabaikan, organisasi harus menanggung biaya tersembunyi yang sangat besar, seperti operasional yang macet (downtime), keterlambatan, pemborosan energi, hingga kehilangan kepercayaan pelanggan.

Budaya Mutu di Tempat Kerja: Perspektif ISO 9001:2026 dan ISO 10010:2022: Level Kematangan, Perbandingan dengan Budaya Keselamatan, Studi Kasus, dan Formulir Asesmen Mandiri

Berat 300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 14 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait

Social Media & Marketplace
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Siti
● online
Siti
● online
Halo, perkenalkan saya Siti
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: