Beranda » biografi » Berjalan Menuju Cahaya : Dari Kampung Nelayan Menuju Doktor
click image to preview activate zoom

Berjalan Menuju Cahaya : Dari Kampung Nelayan Menuju Doktor

Rp 92.000
Stok Pre Order
Kategori biografi
Tentukan pilihan yang tersedia!
PRE ORDER
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai pemesanan produk ini.
Pemesanan lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Berjalan Menuju Cahaya : Dari Kampung Nelayan Menuju Doktor

Judul       : Berjalan Menuju Cahaya : Dari Kampung Nelayan Menuju Doktor

Penulis   : Dr. Andri Ardiansyah, M.Pd.

Editor     : Dr. Heldy Ramadhan Putra Pembangunan, M.Pd.

Ukuran   : 14 x 20 cm

Tebal       : 194 hal

Cover      : Soft Cover

SINOPSIS

Berjalan Menuju Cahaya adalah kisah nyata tentang kekuatan mimpi, kerja keras, dan pendidikan yang mampu mengubah kehidupan seseorang. Buku ini mengisahkan perjalanan Dr. Andri Ardiansyah, M.Pd., seorang anak nelayan dari Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, yang tumbuh dalam kesederhanaan namun tidak pernah membiarkan keterbatasan menghalangi cita-citanya.

Sejak kecil, ia telah akrab dengan kehidupan pesisir. Ayahnya adalah seorang nelayan yang setiap hari mengarungi laut demi menghidupi keluarga, sementara ibunya berjualan sayur keliling kampung. Di usia ketika anak-anak lain menghabiskan waktu untuk bermain, ia justru membantu orang tua dengan berjualan kue sebelum berangkat ke sekolah. Dari kehidupan sederhana itulah tumbuh nilai-nilai kerja keras, kejujuran, kesabaran, dan rasa syukur yang kemudian menjadi fondasi dalam setiap langkah kehidupannya.

Perjalanan pendidikan membawanya meninggalkan kampung halaman menuju Lombok, Makassar, Yogyakarta, Jakarta, hingga berbagai pelosok Nusa Tenggara Timur. Di setiap tempat, ia menghadapi tantangan yang berbeda: keterbatasan biaya, kehidupan sebagai mahasiswa dengan penghasilan yang sangat minim, hingga pengabdian sebagai pendidik di daerah terpencil yang jauh dari fasilitas listrik, air bersih, dan akses pendidikan yang memadai. Namun, setiap kesulitan justru memperkuat keyakinannya bahwa pendidikan adalah jalan terbaik untuk memutus rantai kemiskinan dan membuka masa depan yang lebih baik.

Buku ini juga menghadirkan kisah-kisah tentang orang-orang yang menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya, mulai dari kedua orang tua yang tak pernah berhenti berdoa, guru-guru yang menanamkan semangat belajar, hingga sosok-sosok yang hadir sebagai penolong di saat harapan hampir padam. Semua pengalaman tersebut membentuk karakter seorang pendidik yang tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Puncak perjalanan ini adalah keberhasilannya meraih gelar doktor sebagai putra pertama dari Desa Sangiang yang mencapai jenjang pendidikan tersebut. Namun, kebahagiaan itu harus dibayar dengan duka yang mendalam ketika sang ayah berpulang hanya satu minggu setelah wisudanya. Ayah yang selama hidup menjadi sumber inspirasi tidak sempat menyaksikan secara langsung putranya mengenakan toga doktor. Momen haru itu menjadikan gelar akademik bukan sekadar simbol keberhasilan, melainkan persembahan cinta dan penghormatan kepada kedua orang tua yang telah mengorbankan seluruh hidup mereka demi masa depan anak-anaknya.

Lebih dari sekadar autobiografi, Berjalan Menuju Cahaya adalah refleksi tentang makna perjuangan, pentingnya pendidikan, nilai keluarga, keteguhan iman, dan semangat pantang menyerah. Buku ini mengajak pembaca untuk melihat bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh tempat seseorang dilahirkan ataupun keadaan ekonomi keluarganya, melainkan oleh keberanian untuk bermimpi, kemauan untuk terus belajar, dan keteguhan untuk bangkit dari setiap keterbatasan.

Melalui kisah yang hangat, jujur, dan penuh inspirasi, buku ini menjadi pengingat bahwa cahaya masa depan selalu dapat diraih oleh siapa pun yang berani melangkah. Dari sebuah desa kecil di pesisir timur Indonesia, lahirlah sebuah perjalanan yang membuktikan bahwa mimpi besar dapat tumbuh dari tempat yang paling sederhana, dan bahwa pendidikan adalah cahaya yang mampu mengubah kehidupan, keluarga, serta memberi harapan bagi generasi yang akan datang.

Berjalan Menuju Cahaya : Dari Kampung Nelayan Menuju Doktor

Berat 300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 3 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Rekomendasi

Social Media & Marketplace
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Siti
● online
Siti
● online
Halo, perkenalkan saya Siti
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: