Beranda » Agama » Abah Kami Kehilangan tapi Tidak dengan Cahayanya
click image to preview activate zoom

Abah Kami Kehilangan tapi Tidak dengan Cahayanya

Rp 70.000
Stok Pre Order
Kategori Agama, biografi, Self Improvement
Tentukan pilihan yang tersedia!
PRE ORDER
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai pemesanan produk ini.
Pemesanan lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Abah Kami Kehilangan tapi Tidak dengan Cahayanya

Judul      : Abah Kami Kehilangan tapi Tidak dengan Cahayanya

Penulis   : Lalu Zibni Kadir Sahri Putra

Ukuran   :14  X 20 CM

Tebal      : 66 HAL

Cover     : Soft Cover

SINOPSIS

Buku Abah Kami Kehilangan tapi Tidak dengan Cahayanya merupakan ungkapan kasih, kerinduan, dan penghormatan mendalam kepada sosok ayah yang kehadirannya meninggalkan jejak tak terhapuskan dalam kehidupan keluarga. Kehilangan seorang ayah bukan sekadar perpisahan dengan sosok yang dicintai, melainkan juga perjalanan emosional dalam menerima kenyataan, mengenang kebersamaan, serta menemukan kembali kekuatan di tengah kesedihan. Melalui kisah-kisah penuh makna, buku ini menggambarkan bagaimana nasihat, keteladanan, perjuangan, dan kasih sayang seorang ayah tetap hidup dalam ingatan, bahkan ketika raganya tak lagi hadir di tengah keluarga.

Lebih dari sekadar ungkapan duka, buku ini menjadi pengingat bahwa cinta seorang ayah tidak pernah benar-benar hilang. Cahaya yang diwariskannya akan terus menyinari langkah anak-anak dan keluarga melalui nilai-nilai kehidupan, keteguhan hati, serta kenangan yang senantiasa terpelihara. Setiap halaman mengajak pembaca untuk memaknai kehilangan dengan penuh keikhlasan, merawat kenangan tanpa terbelenggu kesedihan, dan menjadikan warisan kebaikan sebagai sumber kekuatan untuk melanjutkan kehidupan. Buku ini diharapkan dapat menjadi teman bagi siapa pun yang pernah kehilangan sosok ayah, sekaligus pengingat bahwa meskipun seseorang telah pergi, cinta dan cahayanya akan tetap hidup dalam hati mereka yang ditinggalkan.

Biografi Penulis

Lalu Zibni Kadir Sahri Putra adalah santri, pendidik, dan penulis asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Memulai pendidikan di pesantren sejak 2009, ia menyelesaikan studi sarjana Komunikasi dan Penyiaran Islam pada 2019, magister Pendidikan Agama Islam pada 2022, dan melanjutkan studi doktoral Manajemen Pendidikan Islam di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada 2026.

Pengalaman hidup bersama Abah menginspirasinya menulis buku Abah, Kami Kehilangan, tetapi Tidak dengan Cahayanya sebagai ungkapan cinta dan penghormatan kepada sosok guru. Melalui buku ini, ia ingin menyampaikan bahwa meskipun seorang guru telah tiada, ilmu, nasihat, doa, dan keteladanannya akan terus hidup sebagai cahaya bagi generasi berikutnya.

Abah Kami Kehilangan tapi Tidak dengan Cahayanya

Berat 300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 3 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait

Social Media & Marketplace
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Siti
● online
Siti
● online
Halo, perkenalkan saya Siti
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: